Lewati navigasi

Minyak solar adalah bahan bakar jenis distilat berwarna kuning kecoklatan yang jernih.

Penggunaan minyak solar pada umumnya adalah untuk bahan bakar pada semua jenis mesin diesel dengan putaran tinggi (diatas 1.000 RPM), yang juga dapat dipergunakan sebagai bahan bakar pada pembakaran langsung dalam dapur-dapur kecil, yang terutama diinginkan pembakaran yang bersih. Minyak solar ini biasa disebut juga Gas Oil, Automotive Diesel Oil, High Speed Diesel.

Specification

NO

Karakteristik

UNIT

Batasan

Metode Uji ASTM/lain

MIN

MAX

ASTM

IP

1

Angka Setana

45

-

D-613

2

Indeks Stana

48

-

D4737

3

Berat Jenis pada 15 0 C

Kg/m3

815

870

D-1298 / D-4737

4

Viskositas pada 40 0 C

Mm2/sec

2.0

5.0

D-445

5

Kandungan Sulfur

% m/m

-

0.35

D-1552

6

Distilasi : T95

°C

-

370

D-86

7

Titik Nyala

°C

60

-

D-93

8

Titik Tuang

oC

-

18

D-97

9

Karbon Residu

merit

-

Kelas I

D-4530

10

Kandungan Air

Mg/kg

-

500

D-1744

11

Biological Grouth

-

Nihil

12

Kandungan FAME

% v/v

-

10

13

Kandungan Metanol & Etanol

% v/v

Tak Terdeteksi

D-4815

14

Korosi bilah tembaga

Merit

-

Kelas I

D-130

15

Kandungan Abu

% m/m

-

0.01

D-482

16

Kandungan Sedimen

% m/m

-

0.01

D-473

17

Bilangan Asam Kuat

mgKOH/gr

-

0

D-664

18

Bilangan Asam Total

mgKOH/gr

-

0.6

D-664

19

Partikulat

Mg/l

-

-

D-2276

20

Penampilan Visual

-

Jernih dan terang

21

Warna

No.ASTM

-

3.0

D-1500

Spesifikasi sesuai Surat Keputusan Dirjen Migas 3675 K/24/DJM/2006 tanggal 17 Maret 2006

@ 1996 – 2011 PT Pertamina (Persero) Corporate Website

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.