FUNDAMENTAL PENGAPIAN BERULANG/MULTIPLE IGNITION
Abstraksi
Oleh : Hadi Pranoto
161.090.001
Proses pembakaran dalam silinder mesin merupakan salah satu proses termodinamik yang termasuk dalam siklus otto yaitu siklus udara volume–konstan,siklus tersebut meliputi langkah isap yang merupakan proses tekanan-konstan, langkah kompresi yang merupakan proses isotropik,proses pembakaran volume konstan yang di anggap sebagai proses pengeluaran kalor pada volume- konstan, dan langkah buang yang merupkan proses tekanan-konstan.
Proses pembakaran di lakukan dengan memberikan pengapian lewat busi pada akhir langkah pemampatan bahan bakar.
Proses penyalaan api ini terjadi dalam gap kedua elektroda busi yang di beri beda tegangan cukup tinggi beda tegangan ini di hasilkan pada saat platina terbuka yaitu saat terjadinya pengisian dan pengosongan kapasitor/kondensator.
Pengapian pada umumnya di lakukan hanya satu kali pada proses pembakaran tersebut, proses tersebut tidak menjamin semua bahan bakar di dalam silinder terbakar habis, untuk menambah jumlah prosentasi bahan bakar yang terbakar dilakukan dengan melakukan pengapian berulang (Multiple Ignition) sehingga melalui cara ini diharapkan emisi gas buang dapat di tekan seminimal mungkin dan torsi yang di hasilkan dari proses pembakaran tersebut diharapkan akan lebih besar.
Proses pengapian konvensional ini di kendalikan oleh Rotor yang di rancang mempumyai dua sisi penghubung arus listrik dari sisi satu dan ke dua ke stiap busi sesuai dengan siklusnya.
Kata kunci :pengapian ber ulang